LMP Sayangkan Ada Matel Tarik Paksa Kendaraan Mobil Bergaya Preman di Rangkasbitung

PEMRED : Iyan Kusyandi

12 Agu 2022, 07:47:46 WIB

LMP Sayangkan Ada Matel Tarik Paksa Kendaraan Mobil Bergaya Preman di Rangkasbitung

Iyan Kusyandi Wijaya S.Sos, Ketua LMP Macab Lebak

LEBAK - kabarbantensatu.com, Adanya debt colector atau Matel dari perusahaan jasa pembiayaan yang dalam aksinya menarik kendaraan mobil secara paksa dengan bergaya preman dan arogan kerap terjadi di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak - Banten.

Hal ini di katakan Iyan Kusyandi Ketua Laskar Merah Putih Markas Cabang Kabupaten Lebak pada awak media di Markas Cabang LMP Pasar buah Mandala, Jumat (12/8/22).

Menurut Iyan dalam waktu satu bulan ini saja ia sudah menerima informasi adanya penarikan kendaraan secara paksa sebanyak 3 kali, bahkan dikatakan Iyan, dirinya pernah mengalami nyaris terjadi keributan dengan sekelompok Matel saat akan mengeksekusi kendaraan, terjadi saat dirinya sedang duduk di tempat jajanan Jl.Multatuli Kota Rangkasbitung.

" Waktu itu saya sedang duduk memesan es teh manis di tempat jajanan dengan memakai jaket LMP, tiba - tiba datang empat orang langsung marah kepada orang yang sedang duduk persis di depan saya, saya tidak tahu persis permasalahannya, tidak lama dua orang dari mereka melakukan rekaman video mengarah ke saya, karena hal itu saya bertanya kepada mereka dengan kata maaf ada apa ini kok di video, kemudian di jawab oleh orang yang sedang marah tersebut dengan membentak dan mata melotot ke saya seraya mengatakan diam, saya tidak ada urusan sama kamu ucap orang tersebut"

lanjut Iyan, " saya pun akhirnya menjawab maaf anda masuk wilayah sini harus jaga etika, kemudian orang tersebut menjawab saya tidak takut sambil menunjuk saya dan kemudian menghampiri saya hendak memukul tapi di halangi temannya, jelas Iyan.

Iyan menyayangkan sikap arogan dan bergaya premanisme di tunjukan Matel tersebut, dan itu terjadi di malah hari sekitar pukul 21.30 wib, padahal sudah ada ketentuan yang mengatur  untuk tidak melakukan penagihan lebih dari jam 19.00, jelas Iyan 

Iyan katakan, lebih sadis lagi peristiwa di pintu Tol Rangkasbitung terjadi  beberapa hari lalu kata Iyan, sekelompok Matel melakukan aksi penarikan secara paksa terhadap pengendara Dumtruk yang saat itu pengemudi Dumtruk tersebut  tidak tahu permasalahannya, sang sopir di paksa untuk turun dari kendaraan Dumtruk  yang dikemudikannya kemudian di bawa dan sopir di tinggal di jalan.

Bukan itu saja, ucap Iyan  belum lama ini ada juga kendaraan yang sudah menunggak di hentikan di jalan, tepatnya di Jl. Ir. Soekarno Hatta (by pass) Rangkasbitung, penarikan itu pun nyaris terjadi keributan karena kedua belah pihak yang saling ngotot dan masing - masing akhirnya membawa massa.

Iyan menambahkan melihat beberapa kejadian ini harus nya pihak leasing dapat melakukan pengawasan dan melakukan evaluasi terhadap debt colector dalam melakukan tugas di lapangan untuk tidak melanggar aturan yang sudah ada sehingga tidak menimbulkan permasalahan baru. Begitu juga untuk konsumen atau Debitur, Iyan berharap apabila belum bisa membayar angsuran kendaraannya karena sedang ada kesulitan ekonomi hendaknya melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak leasing agar tidak menimbulkan hal yang berdampak kurang baik, pungkasnya. (Red).